PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFALSI KOTA BIMA

Pada bulan Januari 2018, Kota Bima mengalami Inflasi sebesar 0,09 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,38 pada bulan Desember 2017 menjadi 134,50 pada bulan Januari 2018. Angka inflasi ini berada dibawah angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,62 persen.

Infalsi Kota Bima bulan Januari 2018 sebesar 0,09 persen terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan dengan kenaikan indeks pada kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau sebesar 0,47 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,10 persen; dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga sebesar 0,10 persen. Kelompok yang mengalami penurunan harga adalah Bahan Makanan sebesar 0,35 persen dan Kelompok Transport, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,88 persen.

Laju inflsi Kota Bima tahun kalender Januari 2018 sebesar 0,09 persen lebih rendah dibandingkan inflasi tahun kalender Januari 2017 sebesar 1,40 persen. Sedangkan laju inflasi “tahun ke tahun” Januari 2017 sebesar 2,73 persen lebih rendah dibandingkan dengan laju inflasi “tahun ke tahun” dibulan januari 2017 sebesar 3,22 persen.

Berdasarkan hasil pemantauan, perkembangan harga berbagai komoditas secara umum menunjukan kenaikan. Pada bulan Januari 2018, Kota Bima mengalami inflasi sebesar 0,09 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,38 pada bulan Desember 2017 menjadi 134,50 pada bulan Januari 2018. Dengan angka inflasi tersebut, maka laju inflasi Kota Bima tahun kalender (Januari 2018) mencapai 0,09 persen dan laju inflasi “tahun ke tahun” (Januari 2017-Januari 2018) mencapai 3,22 persen.

Inflasi di Kota Bima bulan Januari 2018 sebesar 0,09 persen terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan dengan kenaikan Indeks pada Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau sebesar 0,47 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,89 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,26 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,10 persen; dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga sebesar 0,10 persen. Kelompok yang mengalami penurunan harga adalah Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,35 persen dan Kelompok Transport, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,88 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di bulan Januari 2017 ini antara lain TUKANG BUKAN MANDOR, BERAS, IKAN, GORENG, KAYU BALOKAN, WORTEL, MOBIL, CUMI-CUMI, DAGING AYAM RAS, SEPEDA MOTOR, dan AIR KEMASAN. Sedangkan komoditas-komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain ANGKUTAN UDARA, TOMAT SAYUR, BANDENG/BOLU, SELAR/TUDE, BAYAM, MINYAK GORENG, SAWI HIJAU, UDANG BASAH, dan BAJU KAOS BERKERAH.

Pada bulan Januari 2018 kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi adalah kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau sebesar 0,0948 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar sebesar 0,1933 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,0182 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,0041 persen; dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga sebesar 0,0058 persen, Kelompok yang memberi sumbangan deflasi adalah Kelompok Bahan Makanan sebesar -0,0927 persen dan Kelompok Transport, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar -0,1313 persen.